Manfaat Skrining Sehat Mental Secara Berkala

image

oleh R. Hardyanta, dibaca: 341 kali

Kesehatan mental di tempat kerja, saat ini sudah menjadi perhatian penting bagi banyak perusahaan. Keterkaitan antara kesehatan mental karyawan dan angka produktivitas terus menjadi bahasan utama dalam setiap perencanaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 

Banyak Perusahaan sudah membuat rencana dan program untuk mendorong adanya kepedulian terhadap kesehatan mental karyawan. Kegiatan-kegiatan edukasi dalam bentuk diskusi kesehatan, seminar maupun aktivitas-aktivitas yang disusun untuk mengalihkan perhatian karyawan dari kesibukan dan tekanan pekerjaan sehari-hari.

Namun demikian, perlu dibahas lebih jauh tentang bagaimana sebaiknya sebuah perencanaan terhadap kepedulian kesehatan mental ini lebih komprehensif dan berkelanjutan.

 

Salah satu bagian dalam perencanaan program kepedulian tentang kesehatan mental adalah adanya pengenalan awal terhadap suatu gejala yang mungkin saja belum, sedang atau akan dialami oleh seorang karyawan.

Dengan melakukan skrining gejala-gejala awal kesehatan mental, secara berkala, maka ada banyak manfaat yang dapat diperoleh baik bagi karyawan yang bersangkutan maupun bagi manajemen Perusahaan. Salah satu intrumen skrining yang umum digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner. Tersedia banyak jenis kuesioner yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan karyawan dan Perusahaan yang bersangkutan.

 

Dengan mengikuti skrining gejala sehat mental. ada 5 manfaat yang dapat diperoleh karyawan:

  1. Mengenali lebih dini bila ada gejala-gejala awal yang mulai dirasakan atau mengganggu aktivitas kerja sehari-hari.
  2. Dapat melakukan antisipasi untuk mengurangi atau meminimalkan risiko gangguan.
  3. Lebih terbuka dalam mengungkapkan tentang kesehatan mental diri dan berbicara tentang hal tersebut.
  4. Membantu untuk memahami tentang sesama rekan kerja atau karyawan lain dalam bekerjasama.
  5. Dapat meminta bantuan baik langsung maupun tidak langsung dengan manajemen Perusahaan.

 

 

Demikian juga bagi manajemen Perusahaan, beberapa manfaat yang diperoleh adalah:

  1. Memastikan karyawan dalam keadaan sehat secara mental dan terus mendukung dengan program-program yang dapat mendorong peningkatan produktivitas.
  2. Mengukur adanya gejala gangguan jiwa primer yang mungkin mengganggu kinerja karyawan dan menyiapkan program khusus bila diperlukan.
  3. Mendukung karyawan agar lebih PD (percaya diri) & bertanggung jawab terhadap kesehatan mentalnya.
  4. Menjadi sebuah bentuk tanggung jawab penuh terhadap kesehatan mental karyawan.
  5. Melakukan tindakan antisipasi bila ditemukan adanya gejala gangguan mental pada karyawan.

 

Melakukan skrining secara berkala tentunya akan sangat membantu keberhasilan sebuah program kepedulian, menciptakan budaya “baru” dalam lingkup kerja serta menjadi sebuah reputasi yang sangat baik bagi Perusahaan.

 

Sumber bacaan:

  1. https://www.mcleanhospital.org/essential/what-employers-need-know-about-mental-health-workplace#
  2. https://quixy.com/blog/relation-of-mental-health-and-productivity-at-workplace/
  3. https://www.channelnewsasia.com/business/japan-launches-antimonopoly-probe-googles-search-dominance-3865826


Kembali

Artikel Lainnya

Sejira

Stress, Apakah Selalu Negatif?

oleh dr. Emilya Kusnaidi, SpKJ, dibaca: 308 kali

Stress adalah proses yang dirasakan dan direspon oleh manusia mengenai suatu kejadian. Semua orang sudah pasti pernah... ..

Detail
image
Sejira

Teknik Deep Breathing Relaxation: Simpel Namun Bermanfaat

oleh dr. Emilya Kusnaidi, SpKJ, dibaca: 367 kali

Deep breathing relaxation merupakan sebuah teknik pernapasan yang jika dilakukan secara maksimal, akan menstimulasi r... ..

Detail
image
Sejira

Hustle-Culture: Glorifikasi Budaya Workaholic yang Berbahaya

oleh dr. Emilya Kusnaidi, SpKJ, dibaca: 359 kali

Hustle-culture telah menjadi fenomena yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan mil... ..

Detail
image
SEJIRA
SEJIRA