oleh dr. Emilya Kusnaidi, SpKJ, dibaca: 372 kali
Dalam dunia yang semakin sibuk dan terhubung secara digital, kita seringkali merasa terjebak dalam rutinitas sehari-hari yang mengabaikan hubungan kita dengan alam. Piknik, atau menghabiskan waktu di alam, adalah aktivitas yang sering terlupakan dalam kehidupan modern kita. Namun, kurangnya waktu yang dihabiskan di alam dapat berdampak negatif pada kesehatan jiwa kita. Nah, berikut risiko kurang piknik dan mengapa penting bagi kita untuk menyediakan waktu untuk berinteraksi dengan alam.
- Stres dan Kecemasan yang Tinggi: Ketika kita terjebak dalam rutinitas sehari-hari yang padat, stres dan kecemasan dapat meningkat. Kehidupan yang terus-menerus terpaku pada pekerjaan, teknologi, dan tanggung jawab lainnya dapat menyebabkan kelelahan mental dan emosional. Piknik di alam dapat membantu meredakan stres dan mengurangi kecemasan. Melihat pemandangan alam yang indah, mendengarkan suara alam, dan menghirup udara segar dapat membantu menenangkan pikiran kita dan mengurangi tingkat hormon stres dalam tubuh.
- Kurangnya Koneksi dengan Alam: Kehidupan modern cenderung menjauhkan kita dari alam. Kita menghabiskan banyak waktu di dalam ruangan, dikelilingi oleh teknologi dan lingkungan buatan manusia. Kurangnya koneksi dengan alam dapat mengakibatkan perasaan terisolasi dan terputus dari sumber kehidupan yang asli. Menghabiskan waktu di alam, seperti pergi ke taman, pantai, atau pegunungan, memungkinkan kita untuk membangun kembali koneksi tersebut. Ini dapat membawa perasaan kedamaian, keajaiban, dan mengingatkan kita akan keberadaan yang lebih besar di luar dunia yang sibuk.
- Gangguan Konsentrasi dan Kreativitas: Seringkali, kita merasa sulit untuk berkonsentrasi dan menjadi kreatif dalam kehidupan sehari-hari. Lingkungan yang dipenuhi dengan gangguan dan tuntutan konstan dapat mengganggu pikiran kita. Piknik di alam memberikan kesempatan untuk mengalami ketenangan dan ketenangan yang dapat meningkatkan konsentrasi dan kreativitas kita. Alam menawarkan suasana yang tenang dan terhindar dari gangguan yang dapat merangsang imajinasi dan memperluas cara berpikir kita.
- Kurangnya Gerakan Fisik: Terlalu banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan dan di depan layar dapat mengakibatkan gaya hidup yang kurang aktif. Kurangnya gerakan fisik dapat berdampak negatif pada kesehatan jiwa kita, menyebabkan penurunan mood, kelelahan, dan kecemasan. Piknik di alam dapat mendorong kita untuk bergerak lebih banyak. Misalnya, berjalan-jalan di alam terbuka, mendaki gunung, atau berenang di pantai. Aktivitas fisik ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan fisik, tetapi juga membantu merangsang pelepasan endorfin, hormon kebahagiaan, yang dapat meningkatkan suasana hati dan kesejahteraan jiwa secara keseluruhan.
- Kurangnya Penyembuhan Mental dan Emosional: Piknik di alam dapat menjadi waktu penyembuhan bagi kesehatan mental dan emosional kita. Alam menawarkan lingkungan yang menenangkan dan terapi alami. Melihat pemandangan yang indah, mendengarkan suara air atau dedaunan berdesis, dan merasakan sentuhan alam dapat membantu mengurangi kecemasan, mengurangi depresi, dan meningkatkan suasana hati secara keseluruhan. Piknik di alam juga dapat memberikan kesempatan untuk melakukan refleksi, meditasi, atau menghubungkan diri dengan sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri.
- Kurangnya Rasa Rasa Hidup dan Kebermaknaan: Terkadang, kita merasa kehilangan rasa hidup dan kebermaknaan dalam rutinitas sehari-hari. Piknik di alam dapat membantu menghidupkan kembali rasa keajaiban dan kebermaknaan dalam hidup kita. Mengalami keindahan alam yang luar biasa, melihat keajaiban alam yang mempesona, dan merasa keterhubungan dengan siklus kehidupan alam dapat memberikan rasa kehidupan dan kebermaknaan yang lebih dalam.
Risiko kurang piknik dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan jiwa kita. Kurangnya waktu yang dihabiskan di alam dapat meningkatkan stres, mengurangi koneksi dengan alam, mengganggu konsentrasi dan kreativitas, mengurangi gerakan fisik, menghambat penyembuhan mental dan emosional, serta merusak rasa hidup dan kebermaknaan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menyediakan waktu untuk berinteraksi dengan alam, melakukan piknik, dan menikmati keajaiban yang ditawarkan oleh alam. Dalam melakukan hal tersebut, kita dapat meningkatkan kesejahteraan jiwa kita dan mencapai keseimbangan yang lebih baik dalam hidup kita.
Kembali