Pentingnya “Me Time” untuk Meningkatkan Kualitas Diri
oleh dr. Emilya Kusnaidi, SpKJ, dibaca: 1053 kali
Dalam kehidupan yang sibuk dan sering kali penuh tekanan, seringkali sulit untuk menemukan waktu untuk diri sendiri.... ..
oleh R. Hardyanta, dibaca: 1189 kali
Apa sih “Presenteeism”?
Sederhananya adalah suatu kondisi kurang sehat atau fit yang dibawa ke tempat kerja. Karyawan tetap hadir dan datang ke tempat kerja meskipun mereka merasa kurang sehat, mengalami rasa sakit secara fisik atau emosi atau sedang mengalami situasi tekanan yang mempengaruhi kemampuan mereka untuk fokus atau berkonsentrasi.
Dalam situasi seperti ini, karyawan mencoba untuk bekerja meskipun mengalami masalah tersebut dan akibatnya hari itu menjadi tidak produktif dibandingkan hari lain dimana karyawan dalam keadaan sehat.
Oleh karena karyawannya hadir dan bekerja, sangat sulit bagi atasannya untuk melihat adanya perbedaan hasil kerja atau produktivitas, tidak sejelas seperti bila karyawannya tidak hadir.
Apa penyebab “Presenteeism”?
Beberapa faktor penting yang bisa menyebabkan terjadinya “presenteeism” pada seorang karyawan.
1. Faktor-faktor Terkait Kesehatan:
Get time off & [good rest]
2. Budaya & Tekanan di Tempat Kerja.
3. Faktor Personal dan Finansial.
Pada dasarnya, “presenteeism” sering disebabkan oleh kombinasi dari faktor-faktor masalah kesehatan individu, tekanan di tempat kerja dan kondisi personal. Memahami semua faktor penyebab tersebut sangatlah krusial bagi Perusahaan untuk mencari tahu dan menciptakan lingkungan bekerja yang sehat dan produktif.
Get time off & [good rest]
Bagi individu karyawan, mengenali serta menyadari adanya faktor-faktor penyebab merupakan tantangan sangat besar yang tentunya sangat penting dikuti dengan dorongan kesadaran dalam diri serta keterbukaan untuk belajar & mencari tahu Solusi yang diperlukan.
Bacaan lanjut:
oleh dr. Emilya Kusnaidi, SpKJ, dibaca: 1053 kali
Dalam kehidupan yang sibuk dan sering kali penuh tekanan, seringkali sulit untuk menemukan waktu untuk diri sendiri.... ..
oleh dr. Emilya Kusnaidi, SpKJ, dibaca: 1029 kali
Semua orang sesekali mendapati dirinya memiliki pikiran negatif dari waktu ke waktu dan mengacaukan suasana hati. Bai... ..
oleh R. Hardyanta, dibaca: 1712 kali
In today’s digital age, virtual art is emerging as a powerful tool to raise awareness and improve mental health, espe... ..