Enam Mitos dan Fakta Seputar Kesehatan Mental
oleh dr. Emilya Kusnaidi, SpKJ, dibaca: 1328 kali
Tidak hanya kesehatan fisik, kesehatan mental juga penting untuk diperhatikan. Sayangnya, banyak orang belum menyadar... ..
oleh dr. Emilya Kusnaidi, SpKJ, dibaca: 1046 kali
Masih banyak orang menganggap skrining atau pemeriksaan awal kesehatan mental hanya perlu dilakukan pada orang yang sudah mengalami gejala gangguan kesehatan mental. Anggapan tersebut tentu salah, karena skrining ini bisa dilakukan siapa saja tanpa harus menunggu munculnya gejala. Hal ini tidak bisa dianggap remeh karena masalah kesehatan mental yang terlambat terdeteksi bisa menyebabkan buruknya kualitas hidup, bahkan bunuh diri. Terlebih, menurut sejumlah ahli, kesehatan mental akan sangat berpengaruh pada aktivitas atau produktivitas seseorang. Bahkan, masalah kesehatan mental juga dapat mengganggu kesehatan fisik.
Manfaat skrining awal kesehatan mental pada dasarnya adalah untuk mendeteksi lebih cepat atau menentukan risiko seseorang untuk mengalami gangguan mental, seperti gangguan kecemasan, gangguan suasana perasaan, gangguan makan, atau gangguan stress pascatrauma (PTSD). Semakin cepat terdeteksi, semakin baik pula efektivitas penanganan masalah kesehatan mental yang bisa diberikan oleh psikolog dan psikiater. Dengan begitu, risiko terjadinya komplikasi atau masalah yang lebih besar akibat gangguan mental , seperti penggunaan narkoba atau ide bunuh diri bisa dicegah. Pemeriksaan dini atau skrining awal kesehatan mental juga penting untuk dilakukan pada orang-orang yang mengalami gejala-gejala berikut:
Skrining awal kesehatan mental secara berkala perlu dilakukan, apalagi bila memang ada risiko untuk mengalami gangguan mental. Skrining semacam ini tidak hanya memudahkan, tapi juga bisa membantu mereka yang mungkin masih ragu untuk berkonsultasi dengan profesional. Saat ini, skrining atau tes kesehatan mental berbasis online juga sudah bisa dengan mudah ditemukan. Meski demikian, tes semacam ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Tes kesehatan mental yang tersedia secara online biasanya juga tidak dapat digunakan sebagai acuan diagnosis, melainkan hanya memberikan gambaran umum soal kondisi seseorang.
Sumber:
oleh dr. Emilya Kusnaidi, SpKJ, dibaca: 1328 kali
Tidak hanya kesehatan fisik, kesehatan mental juga penting untuk diperhatikan. Sayangnya, banyak orang belum menyadar... ..
oleh R. Hardyanta, dibaca: 1171 kali
In the new era of the workforce, a good leader today is a leader who understands how important mental well-being is f... ..
oleh R. Hardyanta, dibaca: 1358 kali
Kesehatan mental di tempat kerja, saat ini sudah menjadi perhatian penting bagi banyak perusahaan. Keterkaitan antara... ..