oleh Roman, dibaca: 4 kali
Program kepedulian terhadap mental karyawan di tempat kerja, telah menjadi perhatian utama manajemen di berbagai perusahaan. Memperhatikan kesehatan pekerja menjadi bukti perhatian dan tanggung jawab yang harus diberikan oleh manajemen. Selama ini, yang sudah rutin dilakukan adalah medical checkup, yang dilakukan setiap tahun sekali. Dan ini sangat baik untuk terus memantau perkembangan kesehatan fisik semua karyawan, staf, sampai manajemen, melakukan pencegahan bila ditemukan kondisi kesehatan yang kurang, atau memberikan dukungan untuk pengobatan yang diperlukan.
Untuk kesehatan mental, tentu saja diperlukan agar setiap orang yang bekerja mendapat perhatian atas kesejahteraan mental, khususnya selama berada di tempat kerja. Program ini juga menjadi bagian dari kepedulian dan tanggung jawab manajemen terhadap karyawannya.
Berikut adalah program yang dilaksanakan oleh Sejira bersama dengan Klinik Kesehatan Pratama. Program ini terdiri dari 5 tahapan, dan telah dijalankan di beberapa perusahaan, dengan hasil berupa umpan balik positif dari peserta atau karyawan dan juga dari manajemen.
1. Sesi perkenalan tentang kesadaran sehat mental
Pada tahap pertama ini, peserta yang akan diikutkan ke dalam program ini, dikumpulkan terlebih dahulu dalam satu sesi, dengan peserta maksimal 30 sampai 50 orang. Di sesi ini, akan diberikan pengenalan tentang kesehatan mental, cara mengenali gejala awal, dan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala agar tidak menjadi lebih buruk atau berdampak negatif terhadap orang lain atau rekan kerja.
Penggunaan kuesioner juga dijelaskan di sesi ini, apa tujuan dan manfaatnya. Ini untuk menghindari pemahaman yang salah, bahwa hasil jawaban akan digunakan untuk menetapkan apakah seseorang mengalami sakit jiwa atau tidak.
2. Peserta mengikuti pengisian kuesioner secara digital
Proses pengisian kuesioner dilakukan secara digital, di mana setiap peserta menggunakan gadget (smartphone) masing-masing untuk mengakses kuesioner di website www.sejira.id. Ini dilakukan di ruangan khusus yang tenang dan nyaman bagi peserta.
Pengisian kuesioner harus dilakukan sampai tuntas, agar tidak ada kendala dalam akses dan juga pertimbangan yang lama dalam menjawab pertanyaan. Penggunaan kuesioner digital juga memberikan banyak manfaat dan kemudahan, baik bagi peserta maupun bagi manajemen. Dengan kuesioner digital, setiap orang bisa mengaksesnya serta kuesioner tersebut bersifat user-friendly. Dan bagi manajemen, hasilnya segera bisa diperoleh, sehingga keputusan selanjutnya dapat segera diambil.
3. Evaluasi hasil jawaban kuesioner dengan manajemen
Setiap peserta tidak mengetahui hasil jawabannya sendiri. Hasil jawaban setiap peserta, akan masuk dalam tabulasi hasil yang akan dievaluasi oleh seorang dokter. Hasil evaluasi akan dipresentasikan kepada manajemen.
Hasil jawaban awal ini, hanya menjadi informasi awal saja. Di dalam setiap jawaban selalu ada kemungkinan subyektivitas peserta dalam memberikan jawaban. Di saat presentasi dengan manajemen, semua kemungkinan terkait dengan hasil jawaban akan dibahas.
4. Sesi lanjutan dan diskusi dengan peserta
Pada tahap ini, akan dijelaskan tentang hasil jawaban kuesioner secara umum. Peserta bisa saja dikelompokkan berdasarkan skor jawaban, namun ini perlu pertimbangan bersama. Peserta yang ikut, misalnya, didasarkan pada hasil jawaban yang memiliki skor gejala yang tinggi. Hasil jawaban dengan skor tinggi ini, kemungkinan bisa berarti benar-benar gejala dialami oleh peserta tersebut atau bisa juga karena keraguan menjawab beberapa pertanyaan karena perbedaan pemahaman. Untuk itulah, pada sesi ini akan dijelaskan kembali.
Perlu diingat bahwa, hasil jawaban kuesioner hanyalah identifikasi awal, bukan alat untuk mendiagnosis. Oleh sebab itu, para peserta perlu dijelaskan, agar tidak menganggap hasil kuesioner sebagai suatu risiko bagi keberadaan mereka sebagai karyawan.
5. Wawancara lanjutan
Wawancara lanjutan ini, hanya diperlukan bila ditemukan ada peserta yang memberikan jawaban kuesioner dengan hasil yang ekstrem. Wawancara ini ditujukan untuk memastikan, apakah hasil jawaban tersebut cukup objektif atau ada pemahaman yang berbeda. Selain itu, juga untuk memastikan bahwa peserta ada kemungkinan membutuhkan konsultasi selanjutnya.
Bila ada peserta yang memerlukan konsultasi lanjutan, hal ini perlu mendapat persetujuan dari pihak manajemen, tentunya.
Tahapan kegiatan di atas merupakan satu program yang sederhana dan bisa dilakukan oleh perusahaan yang sangat peduli dan memberikan perhatian terhadap kesejahteraan karyawannya.
---------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, hubungi Sejira di WA 0822-4646-6049 atau Klinik Grandwis Medika di WA 0812-1938-3609
Kembali